Ibu

Ibu
aku melihat matamu, sayu dan lembut
tak sanggup aku menatap terlalu lama..
Matamu mengisyaratkan kesedihan yang tak terucap..

Ibu
Setiap melihat matamu, wajahmu..
Aku selalu terpaku, tak kuasa berbicara
Air mukamu dan matamu menorehkan luka dalam hatiku

Ibu
Wajahmu berubah dari yang kukenal 10 tahun yang lalu
Wajahmu sekarang tirus dan kering..
Wajahmu kurus, matamu berkantong hitam, ah ibu..ibuku sayang

Ibu
Perfeksionismu terkadang membuatmu merasa sulit
Kerinduanmu akan sosok ayah begitu dalam, kau menangisinya tiap malam..
Seakan air matamu takkan pernah habis..

Ibu
Aku tak keberatan jika kau berubah menjadi gendut..
Berubah penampilan, bagiku tidak apa bagaimanapun kau tetap ibuku
Cintaku takkan berubah

Ibu
Terkadang kau mengeluh seakan tak ada yang peduli padamu
Tidakkah kau mengetahuinya? Aku selalu peduli
Meski terkadang aku berontak
Aku marah padamu, tapi aku peduli bu..aku memperhatikanmu

Ibu
Janganlah kau marah bila aku terkadang menolak himbauanmu
Bukan aku tidak sayang, bukan berarti aku membencinya
Tapi aku punya hati bu, yang tak mungkin aku pungkiri..

Ibu
Aku ingin selalu memelukmu, menciummu, menemanimu
Agar kau tak sedih lagi karena kesepian
Agar kau tahu betapa aku sangat mengasihimu, menyayangimu tanpa syarat

Ibu, ibuku..
Aku disini bu, selalu memikirkanmu ketika jasmani kita tak bertemu
Engkau selalu dihatiku bu..
Jangan menangis lagi
Jangan meratap lagi
Cukup air mata itu membasahi harimu..Cukup bu

Ibu
Banyak kata tak terucap untukmu, aku tahu kau tak pernah puas
Karena kedaginganmu, karena kita manusia biasa..
Aku masih membebanimu bu, Aku harap kau mau menunggu sampai aku dapat membahagiakanmu..
Materi maupun Spiritual..

Ibu
Yang selalu aku damba,
Selalu aku cinta
Selalu aku doakan
Selalu aku banggakan
Selalu..selalu..selalu..

Ibu
Apa jadinya duniaku tanpamu?
Tutur kataku tanpamu?
Imanku tanpa bimbinganmu?

Ibu, ibu, ibu..
Aku cinta padamu dan tak ada satupun yang bisa mengubahnya..
Kecuali Sang Maha Pencipta..
Bahkan jika nanti..ah, tak sanggup aku memikirannya

Cukup.

Sudah.

Aku selalu mendoakanmu bu,
Tuhan, Jagalah ibuku..

Amin

Explore posts in the same categories: Uncategorized

One Comment on “Ibu”

  1. Asri Says:

    tak akan habis kata untuk sosok wanita ynag begitu bersahaja menemani dan membimbing setiap langkahku di dunia ini
    karena dia adalah wanita suci yang telah tulus ikhlas menjaga dan mendidik kita walau tanpa imbala apapun
    karena itulah Ibu :)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.