Kembali tentangmu

Bunda,

Lagi-lagi kita berselisih pendapat

Lagi-lagi kau merasa sedih

Sedih karena kau pikir aku tak percaya padamu


Bunda,

Beri tahu aku

Bagaimana caranya buat kau tahu

Bahwa aku percaya, aku mendegarkan


Bunda,

Masihkah engkau menganggap aku anak kecil?

Yang belum tahu mana yang benar?

Belum tahu apa yang salah?

Bunda,

Mungkin aku masih muda

Belum banyak pengalaman

Belum merasakan asam garam kehidupan

Bunda,

Tapi aku punya hati, punya pilihan sendiri

Meski terkadang itu salah

Tapi aku tanggung risikonya


Bunda,

Aku sayang padamu apa adanya

Janganlah sedih kalau terkadang aku tak patuh

Karena egoku, maafkan Bunda


Bunda,

Kaulah yang terbaik

Meski terkadang tak sependapat

Meski aku berontak, kau yang terbaik


Bunda,

Berbahagialah, tersenyumlah

Aku bahagia

Hanya dengan melihat senyummu

Explore posts in the same categories: poems

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.